Senin, 28 Oktober 2013

0

paerjalanan hidup

Perjalanan hidup dan misi ke depan
Perjalanan hidup saya ada saja rintangan dan tidak mulus. Benar kata Lenka “trouble is friend” masalah adalah teman yang selalu menemani hidup kita sampai akhir hidup kita. Menurut saya apabila hidup rintangan tidaklah menarik dan terasa hampa menjalani hidup dan akan menarik kalau kita dapat melewati dan menghadapi rintangan hidup dengan sabar dan dengan cara yang benar.
 Saya anak keempat dari 5 bersaudara  anak dari Suwito dan Sukarmi. Saya terlahir dari keluarga yang biasa tidak kurang dan tidak lebih, dan cukup harmonis yah walau terkadang ada perbedaan pendapat dan menimbulkan percekcokan kecil tapi kami mampu menghadapi itu semua dan selalu mengambil hikmah dari segala perbedaan yang ada. Dulu bersekolah TK Sinar Nyata II Jember saya, SD Sumbersari 1 Jember di sd dulu saya punya sahabat yaitu Qori, Dita dan Dinda mereka benar-benar baik saling membantu saat salah satu dari kita kesusahaan kami selalu membantu dan menghibur dan walaupun sekarang kita saling berjauhan tetapi kami masih menjalin komunikasi dan saling memotivasi satu sama lain. Saya dulu SMP 4 Jember itu adalah SMP pilihan pertama meskipun saya belum pernah tahu tempat dan bentuk bangunan sekolahnya,saat diterima di SMP tersebut saya sangat senang sekali. Di SMP dulu saya punya sahabat yang lucu dan baik yaitu Rensi, Mimin dan Riska mereka dari mereka juga aku jadi suka baca novel. Sekarangpun kami saling berjauhan tapi kami tidak pernah lupa satu sama lain. Saat SMP saya juga belajar solidaritas yaitu saat pulang sekolah saya punya geng arah kampus. Kami selalu kompak untuk cari angkot kosong karena kami ada 10 anggota meskipun sampai menunggu lama dan harus berjalan sampai alun-alun yang jaraknya kurang lebih 1kilo kami tetap sabar sampai menemukan angkot yang dapat memuat kami semua jika ada yang tidak kebagian kamipun tidak akan pulang.
Tetapi kebiasaan itu sudah tidak ada lagi saat kami masuk SMA karena kami tidak lagi bersekolah bersama. Saya ketrima di SMA Pahlawan saat masuk sekolah tersebut saya sangat kecewa dan sangat tidak berminat masuk sekolah tersebut karena sekolah swasta yang notabene bukan pilhan. Tapi saya di semangati oleh sahabat-sahabat sehingga sayapun bangkit dan harus menerima keadaan ,sayapun bertekad tak masalah SMA masuk SMA swasta tapi untuk universitas saya harus masuk negeri dan dapat kerja yang bagus. Pertama masuk sekolah saya merasa murid-muridnya nakal tetapi lama kelamaan ternyata mereka baik-baik dan memiliki solidaritas yang tinggi guru-gurunyapun sangat membantu dan sangat ramah sayapun sangat menikmati masa-masa SMA dan saya merasa lebih senang saat SMA daripada waktu SMP, sebagai anak yang tidak mudah akrab dengan banyak orang tetapi di SMA dengan mudah akrab dengan murid lainnya meskipun mereka tidak pernah sekelas karena mereka memang ramah-ramah. Tokoh-tokoh yang menemani perjalanan SMA saya yaitu makhluk-makhluk IPA2 khususnya nela,kiki,erni,vio,andre, dan lainnya.
Saat saya ada masalah dengan teman saya yang lain mereka selalu membela saya, menghibur saya. Pokoknya hari-hari saya selalu senang dan sepi saat tidak bersama mereka. Dan sampai akhirnya kami berpisah karena keadaan dan demi masa depan kami. Dan kami masih saja saling komunikasi dan saling bertemu untuk melepas rindu. Sesuai dengan keinginan awal saya, saya di terima di Universitas Jember meskipun bukan di fakultas keinginan awal saya tapi saya sangat bersyukur ternyata Allah mendengar doa saya dan saya harus mensyukurinya dengan benar-benar mendalami apa yang saya jalani sekarang sehingga ilmu yang saya terima menjadi barokah, menjadi orang sukses  dan orang tua saya merasa bangga memiliki anak yang sukses.

0 komentar: