paerjalanan hidup
Perjalanan hidup dan misi ke depan
Perjalanan hidup saya ada saja
rintangan dan tidak mulus. Benar kata Lenka “trouble is friend” masalah adalah
teman yang selalu menemani hidup kita sampai akhir hidup kita. Menurut saya
apabila hidup rintangan tidaklah menarik dan terasa hampa menjalani hidup dan
akan menarik kalau kita dapat melewati dan menghadapi rintangan hidup dengan
sabar dan dengan cara yang benar.
Saya anak keempat dari 5 bersaudara anak dari Suwito dan Sukarmi. Saya terlahir
dari keluarga yang biasa tidak kurang dan tidak lebih, dan cukup harmonis yah
walau terkadang ada perbedaan pendapat dan menimbulkan percekcokan kecil tapi
kami mampu menghadapi itu semua dan selalu mengambil hikmah dari segala
perbedaan yang ada. Dulu bersekolah TK Sinar Nyata II Jember saya, SD
Sumbersari 1 Jember di sd dulu saya punya sahabat yaitu Qori, Dita dan Dinda
mereka benar-benar baik saling membantu saat salah satu dari kita kesusahaan
kami selalu membantu dan menghibur dan walaupun sekarang kita saling berjauhan
tetapi kami masih menjalin komunikasi dan saling memotivasi satu sama lain.
Saya dulu SMP 4 Jember itu adalah SMP pilihan pertama meskipun saya belum
pernah tahu tempat dan bentuk bangunan sekolahnya,saat diterima di SMP tersebut
saya sangat senang sekali. Di SMP dulu saya punya sahabat yang lucu dan baik
yaitu Rensi, Mimin dan Riska mereka dari mereka juga aku jadi suka baca novel.
Sekarangpun kami saling berjauhan tapi kami tidak pernah lupa satu sama lain.
Saat SMP saya juga belajar solidaritas yaitu saat pulang sekolah saya punya
geng arah kampus. Kami selalu kompak untuk cari angkot kosong karena kami ada
10 anggota meskipun sampai menunggu lama dan harus berjalan sampai alun-alun
yang jaraknya kurang lebih 1kilo kami tetap sabar sampai menemukan angkot yang
dapat memuat kami semua jika ada yang tidak kebagian kamipun tidak akan pulang.
Tetapi kebiasaan itu sudah tidak ada
lagi saat kami masuk SMA karena kami tidak lagi bersekolah bersama. Saya
ketrima di SMA Pahlawan saat masuk sekolah tersebut saya sangat kecewa dan
sangat tidak berminat masuk sekolah tersebut karena sekolah swasta yang
notabene bukan pilhan. Tapi saya di semangati oleh sahabat-sahabat sehingga
sayapun bangkit dan harus menerima keadaan ,sayapun bertekad tak masalah SMA
masuk SMA swasta tapi untuk universitas saya harus masuk negeri dan dapat kerja
yang bagus. Pertama masuk sekolah saya merasa murid-muridnya nakal tetapi lama
kelamaan ternyata mereka baik-baik dan memiliki solidaritas yang tinggi guru-gurunyapun
sangat membantu dan sangat ramah sayapun sangat menikmati masa-masa SMA dan
saya merasa lebih senang saat SMA daripada waktu SMP, sebagai anak yang tidak
mudah akrab dengan banyak orang tetapi di SMA dengan mudah akrab dengan murid
lainnya meskipun mereka tidak pernah sekelas karena mereka memang ramah-ramah.
Tokoh-tokoh yang menemani perjalanan SMA saya yaitu makhluk-makhluk IPA2
khususnya nela,kiki,erni,vio,andre, dan lainnya.
Saat saya ada masalah dengan teman
saya yang lain mereka selalu membela saya, menghibur saya. Pokoknya hari-hari
saya selalu senang dan sepi saat tidak bersama mereka. Dan sampai akhirnya kami
berpisah karena keadaan dan demi masa depan kami. Dan kami masih saja saling
komunikasi dan saling bertemu untuk melepas rindu. Sesuai dengan keinginan awal
saya, saya di terima di Universitas Jember meskipun bukan di fakultas keinginan
awal saya tapi saya sangat bersyukur ternyata Allah mendengar doa saya dan saya
harus mensyukurinya dengan benar-benar mendalami apa yang saya jalani sekarang
sehingga ilmu yang saya terima menjadi barokah, menjadi orang sukses dan orang tua saya merasa bangga memiliki anak
yang sukses.



0 komentar: